Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Oktober 2010

Apa Yang Akan Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar?




http://www.signaturesongs.net/images/070421_moon_earth_02.jpg


Ini serial Aftermath yang lain yg udah gw tonton. Kali ini bumi berhenti berotasi (berputar pada porosnya). Bumi berotasi dengan kecepatan 1600 km/jam. Sejarah menunjukkan rotasi bumi melambat 2 detik tiap 100 ribu tahun. Eksperimen ini mempercepat perlambatan itu untuk melihat efeknya pada kehidupan dibumi sebesar 1 km/jam per hari. Perlambatan hingga berhenti total dirancang memakan waktu 5 tahun.



Gejala pertama dirasakan oleh industri penerbangan.


Navigasi pesawat memakai GPS dengan bantuan satelit. Satelit ikut berputar di atas bumi menyesuaikan dengan waktu di darat. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan satelit keliru memposisikan pesawat dan pesawat akan mendarat di tempat yang tidak seharusnya. Dengan kata lain akan terjadi banyak kecelakaan pesawat terbang.
Penerbangan hanya digunakan untuk yg penting2 aja. Penumpang dipaksa mencari alternatif transportasi. AKibatnya kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak.



Gejala lainnya adalah pertambahan durasi hari. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan perpanjangan hari. 1 hari bukan 24 jam lagi tapi akan bertambah menjadi 28 jam setelah 5 bulan. Jam ga bisa diandelin lagi.

Dunia ekonomi pun hancur. Saham2 berguguran.

Rotasi bumi membuat bumi tidak bulat sempurna tapi agak lebar di khatulistiwa karena putarannya. Yang melebar adalah laut yg terkumpul di khatulistiwa.



Klo rotasi melambat laut akan mengalir ke kedua kutub menyebabkan banjir di Eropa dan surut di khatulistiwa termasuk Indonesia.

Bukan cuma laut, udara bakal mengalir ke khatulistiwa menyebabkan naiknya tekanan udara. Paru2 kita di Indonesia bisa pecah menghirup udara kayak gitu. Sebaliknya di belahan bumi utara & selatan udah kayak tinggal di gunung, udaranya tipis. Anak2 & orang tua tersiksa.



Kehidupan flora & fauna pun terganggu. Hewan yang bermigrasi akan kebingungan dengan hari yang terus bertambah panjang dan akhirnya mati kepanasan/kedinginan. Tanaman juga tersiksa dengan terik matahari yang lebih panjang dari pada biasanya & juga oleh dinginnya malam yang panjang.

Selain itu, juga terjadi aktivitas geologi yang ekstrim, seperti gempa bumi & gunung meletus di lokasi yang biasanya aman. Penyebabnya adalah gesekan yang timbul oleh lapisan2 bumi yang perlambatannya beda2.



Putaran inti bumi menghasilkan medan magnet yang melindungi bumi dari radiasi matahari. Klo udah melambat artinya medan magnet ini melemah dan radiasi matahari bebas masuk dan bikin kanker kulit pada manusia bahkan sunscreen pun ga berdaya.



Setelah 4 tahun, 1 hari = 13 hari normal. Semua manusia mengalami jet lag permanen, ga bisa tidur karena masih terang. Eropa, Amerika selatan, dan Afrika bagian selatan akhirnya tenggelam total. Di khatulistiwa muncul benua baru dari surutnya laut. Sumatera, Jawa, dan Kalimantan terhubung oleh dangkalan Sunda, sedangkan Papua & Australia terhubung oleh dangkalan Sahul.

Orang2 berbondong2 pindah ke tanah baru yang ga banjir dan masih bisa nafas enak. Kapal laut kandas ke dasar laut yg kering. Perdagangan internasional udah ga ada lagi.

Cuaca jadi sangat ekstrim. Karena sinar matahari berlangsung lama maka badai bisa berminggu-minggu lamanya.



Akhirnya setelah 5 tahun, bumi berhenti total tapi masih berevolusi (mengelilingi matahari). 1 hari = tahun, terdiri dari 6 bulan siang yang bisa nyampe 50 derajat celsius & 6 bulan malam yang suhunya sampe -50 derajat celsius (lebih dingin daripada kutub sekarang).

Jumlah manusia yang tewas mencapai 6 miliar orang (ampir semuanya). Mungkin ada sedikit orang yg pindah ke daerah yang ga kebanjiran & tekanan udaranya nyaman. Kutub bakalan malem sepanjang tahun. Banyak juga tanaman & hewan yg punah.

Syukurnya ini ga bakalan jadi kenyataan karena pasti kita udah punah. Tapi simulasi ini pengen kasih tahu bahwa rotasi bumi bukan cuma buat siang dan malam bahkan cenderung ga ada dipikirin sama manusia. Tapi ternyata banyak banget kontribusinya buat planet ini.

Mekanisme Hancurnya Bumi



Seorang ilmuwan Belanda memperkirakan bahwa ribuan tahun lagi bumi akan memasuki suatu wilayah berkabut di luar tatasuryanya, yang berisi jutaan meteor. Wilayah yang sangat luas itu di beri nama Kabut Oort, hal ini sudah pernah terjadi pada zaman dinosaurus.

Apa yang terjadi jika bumi masuk ke wilayah tersebut?? Bayangkan saja ukuran meteor beragam sekali dari yang kecil sampai yang segede alaihim gambreng . Jika hal itu terjadi maka akan muncul efek yang luar biasa dahsyatnya Towers.


1. Batu tersebut akan terbakar melalui atmosfer bumi. Batu tersebut akan bergerak menuju bumi dalam keadaan terbakar seperti ribuan panah api yang melesat di angkasa. Ngeri nggak Towers!!! Selain itu udara yang di lewatinya akan ikut terbakar yang menimbulkan panas ribuan derajat.

2. Akan muncul badai akibat desakan udara yang luar biasa. Badai itu sangatlah kencang akibat terdesak batu yang segede alaihim gambreng tadi . kayak kita di jalan klo ada bis ngebut lewat depan kita, kerasa kan Towers  angin yang dihasilkan. Nah cuman yang ini lebih parah lagi.

3. Langit akan menjadi gelap disebabkan abu meteor yang memenuhi angkasa. Diperkirakan separo dari massa batu tersebut terbakar menjadi abu. Tentu saja abu tersebut akan menyebar karena tertiup angin. Towers semua ingat peristiwa meletusnya krakatau??nah abunya aja bisa menyebar sampai ke benua Eropa dan Amerika.

4. Material meteor tersebut tidak habis terbakar smua di angkasa, sisanya akan jatuh ke bumi dan menghasilkan tabrakan yang sangat dahsyat menimbulkan gelombang permukaan tanah atau gempa. Skalanya sudah dipastikan di atas 8 SR, apalagi klo jatuhnya dipermukaan laut. TSUNAMI Towers!!! Okeh Lanjut…nah ini yang terakhir.

5. Setelah meteor tersebut jatoh ke permukaan bumi, di akan terus melesak ke dalam perut bumi, menuju pusat magma. Akibatnya magma dalam perut bumi akan terdesak keluar. 

Pada 2018, Manusia 'Mendekat' ke Matahari





VIVAnews -- Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akan melaksanakan misi ambisius, mengirimkan pesawat luar angkasa tanpa awak langsung menuju Matahari.

Proyek ini diharapkan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan penting seputar tata surya kita.

Pesawat seukuran mobil akan diterjunkan ke atmosfer Matahari dalam jarak 4 juta mil dari permukaan Sang Surya. Tugas berat disandang satelit  tersebut -- mengeksplorasi wilayah yang belum pernah dikunjungi pesawat luar angkasa buatan manusia.

Misi menuju Matahari ini diberi nama Solar Probe Plus dan dijadwalkan diluncurkan pada 2018.

NASA telah memilih lima investigator sains yang akan membuka misteri terbesar Matahari -- tepat saat pesawat itu melewati atmosfer Surya.

"Proyek ini membuka ruang bagi kecerdasan manusia untuk pergi ke manapun di luar angkasa -- yang belum pernah dijelajahi pesawat manapun sebelumnya," kata Lika Guhathakurta, ilmuwan program Solar Probe Plus di kantor pusat NASA di Washington, seperti dimuat
 Daily Mail, 6 September 2010.

"Untuk kali pertamanya, kita akan bisa menyentuh, merasakan, dan mencium Matahari."

Saat pesawat luar angkasa menyentuh Matahari, perisai karbon revolusioner pesawat harus bisa bertahan di temperatur panas yang dahsyat, sekitar 1.400 derajat Celcius. Juga mengatasi ledakan-ledakan radiasi yang intensif.

Lalu, pesawat tersebut akan 'berhadapan langsung' dengan Matahari -- memungkinkan para ilmuwan memahami dan mempelajari lingkungan radiasi untuk kepentingan misi eksplorasi selanjutnya.

"Percobaan yang dilakukan Solar Probe Plus secara spesifik didesain untuk menjawab dua pertanyaan soal fisika Matahari. Pertama, mengapa atmosfer terluar Matahari sangat panas dibandingkan permukaannya yang bisa kita lihat? Dan, apa yang mendorong aktivitas  Matahari berdampak pada Bumi dan tata surya?

"Kami telah berjuang dengan pertanyaan ini selama beberapa dekade. Misi ini harus berakhir dengan sebuah jawaban."

Pada 2009 lalu, NASA mengundang sejumlah peneliti untuk mengajukan proposal. Dari 13 yang masuk, lima di antaranya akan mendapat dana sebesar US$180 juta yang ditujukan untuk analisa awal, desain, pengembangan, dan pengujian terkait proyek ini.

Investigasi Solar Wind Electrons Alphas dan Proton secara khusus akan menghitung partikel yang melimpah dalam di sekitar Matahari -- ada elektron, proton, dan ion helium -- dan mengukur sifat mereka.

Cangkir khusus juga disiapkan untuk menangkap beberapa partikel Matahari, untuk diuji secara langsung

Sementara, sebuah teleskop disiapkan untuk membuat citra 3D korona atau mahkota Matahari. Eksperimen ini akan melihat  lingkaran Matahari dan menyediakan gambar 3D awan dan aliran gelombang kejut yang dialami pesawat.

Eksperimen ini juga berfungsi sebagai detektor debu raksasa, mendata tanda tegangan ketika bintik debu luar angkasa menghantam antena pesawat.

Percobaan lain dari Southwest Research Institute di San Antonio akan melihat elemen-elemen di atmosfer matahari menggunakan spektrometer untuk menimbang dan memilah ion di sekitar pesawat. (sj)

Bumi Diyakini Akan Dilahap Bintang Kanibal


VIVAnews - Observatorium Chandra X-ray milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menemukan bintang 'kanibal' yang doyan melahap tetangganya. Bintang raksasa merah berusia miliaran tahun ini dinamai BP Piscium (BP Psc). Ia diperkirakan menelan bintang yang lebih muda, yang masih bisa dilihat dari sisa-sisanya.

BP Piscium ini  merupakan versi evolutif dari Matahari yang terletak sekitar 1.000 tahun cahaya dari Bumi. Bintang itu terletak di konstelasi Pisces. Para ilmuwan mulai mempelajari BP Piscium 15 tahun yang lalu dan dibingungkan oleh penampakannya yang tak biasa.

Orbit bintang ini berupa piringan atau disk materi berdebu yang biasanya menjadi bukti dari mulai terbentuknya planet di sekitar bintang-bintang baru.

Sementara bintang muda biasanya lahir di dalam klaster bintang, posisi BP Piscium terisolasi. Ini yang membuat para astronom yakin, bintang raksasa merah itu berada di tahap akhir evolusi. Para ilmuwan menyimpulkan, disk materi debu itu terbentuk dari sisa-sisa bintang muda yang baru saja dilahap dan dicernanya.

Profesor Joel Kastner dari Rochester Institute of Technology, New York mengatakan para peneliti telah menemukan kasus 'kanibalisme bintang' yang langka. Ilmuwan yakin, BP Piscium memangsa tetangganya hanya beberapa saat setelah berkembang menjadi 'raksasa merah'--fase akhir dari evolusi sebuah bintang.

"Kerja kami penuh spekulasi,  mengamati bintang, tepat pada titik di mana ia telah menelan bintang yang lain; dan karenanya ia  membentuk disk atau piringan debu," kata Kastner seperti dimuat Telegraph, Kamis, 16 September 2010. "Beberapa materi bintang 'korban' meluncur masuk ke dalam BP Piscium. Yang lain, dilontarkan keluar dengan kecepatan tinggi. Itu yang kami saksikan."

Para ilmuwan bahkan meyakini Bumi suatu saat nanti bisa bernasib sama dengan bintang-bintang malang yang dilahap BP Piscium. Mengapa?

Ingat, Bumi berada di satu sistem tata surya, di mana Matahari menjadi pusatnya.  "BP Piscium menunjukkan kepada kita bahwa bintang seperti halnya Matahari bisa hidup tenang selama miliaran tahun. Namun, ketika ia berevolusi ke tahap akhir, Matahari bisa saja menelan bintang atau satu dua planet di sekelilingnya," kata David Rodriguez dari University of California, Los Angeles. (NASA)


Pergeseran Dan Pembalikan Kutub di Tahun 2012





Oleh: Patrick Geryl
 Pada 2012 pembalikan kutub akan terjadi di bumi. Ini artinya kutub utara akan berubah pindah ke kutub selatan. Secara ilmiah ini hanya bisa dijelaskan dengan fakta bahwa bumi akan berputar atau berotasi dengan arah sebaliknya, bersamaan dengan terjadinya bencana yang besarnya belum diketahui.

Di banyak buku-buku saya, saya mengungkap bencana alam yang sangat besar yang akan mendera bumi dalam beberapa waktu ke depan yang tidak terlalu lama lagi. Diasumsikan oleh sebagian besar orang dan ilmuwan secara umum bahwa bumi berotasi secara stabil, bagaimanapun juga, seperti di jelaskan pada apa yang saya kerjakan mengenai masalah ini, bahwa bukan itu masalah sebenarnya. Laporan-laporan mengerikan mengenai malapetaka yang terjadi sebelumnya seharusnya telah menjadikan semuanya lebih jelas.


Eksplorasi historis mengenai kosmologi (cabang ilmu metafisika yang berhubungan dengan alam dan semesta) di buku-buku sebelumnya ditemukan pada terjemahan tulisan hieroglif, pemecahan kode-kode, penemuan pembalikan daya magnetis matahari, pembelajaran peta-peta kuno, pengkodean ulang petunjuk-petunjuk astronomis, riset geologis, dan penemuan arkeologis di jaman moderen:

1. Seperti kebiasaan jam berjalan secara normal, pembalikan kutub bumi secara tiba-tiba adalah sesuatu yang normal. Hasilnya adalah kehancuran dunia, dan didukung dengan bukti2 paleo magnetis dan manuskrip2 kuno

2. Pembalikan kutub adalah salah satu proses dalam siklus harmonisasi medan magnet pada matahari

3. Pembalikan kutub dapat dihitung dengan tepat dengan berdasar pada teori siklus bintik matahari atau teori medan magnet, yang banyak dikuasai oleh bangsa Maya dan mesir kuno. Rahasia2 ini disimpan di Labyrinth of Hawara, sebuah tempat sangat besar yang memiliki 3000 ruangan.



Saya menjelaskan secara panjang lebar dan jelas sebab kehidupan setelah pembalikan kutub adalah kehidupan horor dan benar2 murni horor. Semua keamanan yang kita miliki, makanan, transportasi dan obat2an akan hilang dalam satu kali ledakan saja, semuanya hilang ke dalam ketidakadaan. Tidak akan lebih mengerikan dari hal ini, ini lebih buruk dari mimpi buruk. Lebih destruktif daripada perang nuklir yang gudang senjatanya diledakkan dalam satu kali ledakan saja. Apakah anda menangkap faktanya?

Bumi akan dihancurkan secara total. Dan akan lebih parah daripada penjelasan saya. Kelaparan yang mengerikan, dingin dan sakit, dan lebih dari itu semua akan menjadi keseharian anda, tanpa harapan penyembuhan dan perbaikan secara cepat, karena semua pengetahuan dan sumber2nya akan dihancurkan secara total. Ini akan menjadi realitas pada keseharian kita setelah pembalikan kutub. Dan dalam skenario ini anda akan berusaha untuk bertahan.

Teka-Teki Medan Magnet Terpecahkan

Sekarang para ilmuwan masih belum mengetahui banyak tentang mekanisme yang membangkitkan medan magnet bumi. Tidak ragu lagi bahwa kelanjutan eksistensi kita bergantung pada ini. Ribuan tahun lalu, para pendahulu kita mengetahui bahwa jika medan magnet ini miring, maka akan terjadi kehancuran seluruh dunia. Ahli geologi, astronot dan ahli fisika hanya tahu sedikit mengenai hal ini. Maka dari itu kita sebenarnya sedang menuju hari kiamat, tanpa mengetahui tentangnya dari sumber- sumber yang jelas.

Jadi apa yang perlu diketahui oleh para profesor kita? Tidak ada! Secara singkat, skenarionya seperti ini : sebuah inti berotasi di tengah bumi. Dikelilingi oleh lapisan besi cair, di atasnya kerak bumi terus mengalir. Seluruh struktur ini tampak seperti dinamo yang sedang berputar. Dan, lapisan besi cair berotasi pada medan elektrostatik matahari serta melakukan pengisian tenaga secara otomatis.

Bagaimanapun juga hal ini tidak efisien : pengeluaran tenaga elektrik lebih banyak daripada pemasukannya. Seperti batere yang hampir kosong sehingga susah untuk di charge dan menjadi semakin mudah dan cepat lelah. Inilah situasi batere medan magnet bumi. Karena alasan inilah orang melihat kekuatan medan magnet menyusut sebanyak 60 % selama lebih dari 2000 tahun terakhir.

Pada level ini tidak ada waktu yang tersisa kecuali hanya beberapa dekade saja! Dan kemudian terjadilah pembalikan kutub. Tapi tidak ada seorang pun yang mengetahui bagaimana proses terjadinya, ataupun konsekuensi yang akan terjadi, sebaliknya dengan bangsa Maya dan mesir kuno yang mengetahui konsekuensi2 mengerikan. Ilmu pengetahuan mereka, agama mereka dan way of life mereka benar2 didasarkan pada hal tersebut. Mereka menerjemahkan pengetahuan mereka dalam angka2 suci dan arsitektur mereka.

Saya membutuhkan berhari-hari, berbulan-bulan dan tahun untuk mengikuti petunjuk2 mereka secara hati2 dan menerjemahkan kode2 itu. Setelah pencarian panjang, saya menemukan bahwa kode2 ini terhubungkan dengan peristiwa2 besar di bumi yang disebabkan pergeseran kutub. Beberapa kodenya sangat rumit walaupun tetap dapat dimengerti. Begitu anda menemukan kuncinya, anda akan dapat mengetahui tingkatan2 yang berbeda pada bahasa ilmiah mereka. Kemudian anda dapat mengupas lapisan demi lapisan secara literal sampai anda meraih hasil mengenai latar belakang bencana2 itu.





Teori Bintik Matahari yang tak dikenal Menjawab


Jawaban2 atas pertanyaan2 ini sangat menakutkan. Seluruh uraian saya menunjuk kepada sebuah ilmu pengetahuan yang kompleks dan luar biasa. Ketika anda, sebagai seorang ilmuwan, menemukan sesuatu yang tidak diketahui oleh para ahli astronomi, maka tidak ragu lagi telah menemukan sesuatu yang sangat penting. Semua orang harus mengakuinya, dan inilah yang sebenarnya telah saya lakukan : Saya menemukan gema dari terminologi teknologi yang telah lama hilang, sebuah bangunan agung dengan kunci yang canggih. Angka2nya didasarkan siklus bintik matahari, yang telah mereka temukan. Sebuah teori yang tak dapat dibantah kebenarannya dan belum diketahui oleh para ahli fisika kita. Tidak ada yang lebih menakutkan daripada ini …


Teori ini, pada gilirannya, berhubungan dengan periode pembalikan kutub bumi. Saya sukses menyelesaikan seluruh teka-teki dan sebuah struktur besar yang muncul. Pengembangannya sangat matematis dan berakhir pada hari terjadinya pembalikan kutub.


Seperti saat kita menghitung mundur peluncuran roket, mereka menghitung mundur ke akhir waktu. Pada hari terakhir dari kalender kutub utara akan berubah menjadi kutub selatan. Mereka tahu ini bukan saja akhir dari peradaban mereka, namun juga akhir peradaban dunia!


Kilatan Matahari Penyebab Pembalikan Kutub


Dari beberapa legenda dan teori siklus bintik matahari suku maya, kita dapat mengkonstruksi ulang penyebab pembalikan kutub. Hal ini telah lama diketahui ketika sinar menyorot magnet, maka kutub magnet itu akan bertukar tempat. Mari kita menerapkan konsep ini dalam skala yang lebih besar.


Bumi kita adalah magnet besar, dengan kutub selatan dan utara. Sirkuit pendek dengan sorot sinar, atau magnet, dapat berakhir pada bencana pembalikan kutub. Ini artinya kutub utara akan bertukar tempat dengan kutub selatan. Tapi apa yang dapat menyebabkan ini? Kekuatan apa yang cukup kuat untuk menghentikan rotasi bumi dan membalikkan rotasinya?


Hanya satu yang dapat melakukan ini: yaitu Matahari. Anda tahu di dalam buku saya, The Orion Prophecy, dikatakan bahwa medan magnet matahari mengalami perubahan drastis setiap 11500-12000 tahun. Begitu mencapai titik puncak, daya magnet tersebut akan berbalik secara instan. Kesemrawutan akan membarengi fenomena ini dan sebuah awan plasma yang sangat besar dan luas terlempar ke luar angkasa. Kemudian gelombang kejut partikel2nya mencapai planet kita dan terjadilah pembalikan kutub


Dengan kekuatan yang belum diketahui sinar matahari menyerang planet kita dan menyebabkan hubungan pendek yang besar. Itulah kebenaran besar di balik pembalikan kutub bumi. Tapi bagaimana kita secara ilmiah menggambarkan fakta ini? Apa penyebab fisik secara pasti yang menyebabkan pembalikan kutub matahari ini?



Badai Matahari Penyebab Kutub Bergeser


Dalam buku Earth Under Fire, saya membawa sebuah teori yang benar. Tepatnya pada bab yang berjudul Solar Storms and Geomagnetic Flips. Seorang ahli astronomi Paul la Violette menulis “perputaran medan magnet telah dibuktikan melalui eksperimen. Dengan menembakkan partikel dalam jumlah besar ke magnet bipolar (yg memiliki 2 kutub). Partikel2 ini ditangkap pada medan magnet dan menyebabkan 'ring-stream' (aliran cincin) pada magnet tersebut. Pada saat tertentu aliran ini kecepatannya bertambah besar sampai medan magnet berbalik secara total”


Dalam skenario yang sama medan magnet bumi dapat berbalik dengan cara yang sama. Para ahli astronomi tahu bahwa badai partikel matahari dapat menekan medan magnet bumi dan menaikkan kekuatannya secara bertahap.


Ketika partikel matahari mencapai bumi, partikel2 elektromagnetis akan bergerak dalam lintasan spiral sepanjang garis magnetis ; dari kutub utara sampai kutub selatan dan balik lagi. Ketika melewati poros utara-selatan, partikel2 itu akan bergerak ke arah garis katulistiwa. Ketika sampai di situ partikel2 itu akan bergabung dan membentuk sebuah cincin arus yang super kuat.


Cincin arus menghasilkan medan magnet yang hebat yang berlawanan dengan medan magnet bumi. Untuk menghadang medan magnet bumi, kita memerlukan sinar matahari yang ratusan kali lebih kuat daripada yang terkuat dari yang pernahkita lihat sekarang. Pada pembalikan medan magnet matahari pada derajat ini akan dicapai.


Mulai dari sini, sudut pandang saya mulai berbeda dengan pendapat Paul La Violette. Bukan saja akan terjadi pembalikan kutub, tapi bumi akan mulai berputar pada arah yang sebaliknya. Ini dapat terjadi ketika cincin arus menekan inti bumi di arah yang berlawanan.


Semua orang tahu bahwa ketika kita merubah kutub elektrik motor, motor tersebut akan belok menuju arah yang lain. Hal ini juga berlaku bagi bumi. Ketika ada hubungan pendek dari luar, inti bumi tidak dapat berbuat apa2 selain berputar pada arah sebaliknya.

Sabtu, 02 Oktober 2010

7 Planet Yang Belum Kamu Ketahui

Pada tahun 1990, para ilmuwan menemukan secercah harapan dengan menemukan sejumlah planet di luar tata surya (exoplanet). Planet-planet tersebut sangat beragam. Mulai dari planet api, planet berukuran raksasa, planet berbatu, planet yang tidak memiliki bintang, dan banyak lagi. Hingga kini, penemuan exoplanet mencapai 230 planet.

1. Sang Kuda Api
www.haxims.blogspot.com
Planet 51 Pegasi b adalah exoplanet pertama yang ditemukan para pemburu planet pada 1990. Planet mirip Jupiter, namun bertemperatur panas ini diberi julukan Bellerphon, pahlawan mitos Yunani yang menjinakkan kuda bersayap Pegasus. Pemberian julukan tersebut berdasarkan gugus bintang Pegasus, lokasi planet itu.


2. Epsilon Eridani b, Tetangga Terdekat Bumi

www.haxims.blogspot.com
Berjarak hanya 10,5 tahun cahaya, Epsilon Eridani b adalah exoplanet terdekat dengan bumi. Planet tersebut mengorbit jauh dari bintangnya sehingga air atau kehidupan mustahil ada.


3. Planemo, Planet Tanpa Bintang

Terdapat sejumlah exoplanet yang memiliki bintang atau matahari lebih dari satu, bahkan hingga memiliki tiga matahari. Lain halnya dengan Planemo. Planet tersebut hanya “mengambang” begitu saja tanpa mengitari bintang apa pun.


4. SWEEPS-10, Si Gesit
www.haxims.blogspot.com
Planet SWEEPS-10 hanya berjarak 740.000 mil dari bintangnya. Saking dekatnya, planet yang disebut ultra-short-period planets (USPPs) itu hanya membutuhkan waktu kurang dari satu hari untuk mengorbit. Satu tahun di sana sama dengan sepuluh jam di bumi.

5. Dunia Api dan Es

www.haxims.blogspot.com
Planet ini “terkunci” pada bintangnya, sama seperti bulan yang selalu menjadi satelit bumi. Jadi, satu sisi dari planet Upsilon Andromeda b selalu menghadap ke sana. Posisi ini menciptakan temperatur paling tinggi yang sejauh ini diketahui para astronom. Satu sisi planet sangat panas bagai lahar, sedangkan sisi lainnya bertemperatur sangat dingin.


6. Cincin Raksasa
www.haxims.blogspot.com
Planet yang mengorbit pada bintang Coku Tau 4 ini adalah exoplanet termuda yang berumur kurang dari satu juta tahun. Para astronom mendeteksi keberadaan planet ini dari lubang besar dari cincin planet tersebut. Lubang tersebut berukuran sepuluh kali lebih besar dari bumi.


7. Si Tua Bangka
www.haxims.blogspot.com
Planet tertua yang juga disebut primeval world ini berumur kurang lebih 12,7 miliar tahun. Para ilmuwan menduga planet tersebut terbentuk delapan miliar tahun silam sebelum bumi terwujud dan hanya berselisih dua miliar tahun dari kejadian Big Bang. Penemuan ini menimbulkan wacana bahwa kehidupan mungkin terjadi lebih awal dari yang diduga selama ini.

10 Fenomena Yang Masih Menjadi Misteri Luar Angkasa

1. Tabrakan Antar Galaksi
Tabrakan Antar Galaksi
Ternyata galaksi pun dapat saling “memakan” satu sama lain. Yang lebih mengejutkan adalah galaksi Andromeda sedang bergerak mendekati galaksi Bima Sakti kita. Gambar di atas merupakan simulasi tabrakan Andromeda dan galaksi kita , yang akan terjadi dalam waktu sekitar 3 milyar tahun.
Credit: F. Summers/C. Mihos/L. Hemquist

2. Quasar
Quasar
Quasar tampak berkilau di tepian alam semesta yang dapat kita lihat. Benda ini melepaskan energi yang setara dengan energi ratusan galaksi yang digabungkan. Bisa jadi quasar merupakan black hole yang sangat besar sekali di dalam jantung galaksi jauh. Gambar ini adalah quasar 3C 273, yang dipotret pada 1979.
Credit: NASA-MSFC

3. Materi Gelap (Dark Matter)
Materi 
Gelap (Dark Matter)
Para ilmuwan berpendapat bahwa materi gelap (dark matter) merupakan penyusun terbesar alam semesta, namun tidak dapat dilihat dan dideteksi secara langsung oleh teknologi saat ini. Kandidatnya bervariasi mulai dari neotrino berat hingga invisible black hole. Jika dark matter benar-benar ada, kita masih harus membutuhkan pengetahuan yang lebih baik tentang gravitasi untuk menjelaskan fenomena ini.
Credit: Andrey Kravtsov

4. Gelombang Gravitasi (Gravity Waves)
Gelombang Gravitasi (Gravity Waves)
Gelombang gravitasi merupakan distorsi struktur ruang-waktu yang diprediksi oleh teori relativitas umum Albert Einstein. Gelombangnya menjalar dalam kecepatan cahaya, tetapi cukup lemah sehingga para ilmuwan berharap dapat mendeteksinya hanya melalui kejadian kosmik kolosal, seperti bersatunya dua black hole seperti pada gambar di atas. LIGO dan LISA merupakan dua detektor yang didesain untuk mengamati gelombang yang sukar dipahami ini.
Credit: Henze/NASA

5. Energi Vakum
Energi 
Vakum
Fisika Kuantum menjelaskan kepada kita bahwa kebalikan dari penampakan, ruang kosong adalah gelembung buatan dari partikel subatomik “virtual” yang secara konstan diciptakan dan dihancurkan. Partikel-partikel yang menempati tiap sentimeter kubik ruang angkasa dengan energi tertentu, berdasarkan teori relativitas umum, memproduksi gaya antigravitasi yang membuat ruang angkasa semakin mengembang. Sampai sekarang tidak ada yang benar-benar tahu penyebab ekspansi alam semesta.
Credit: NASA-JSC-ES&IA

6. Mini Black Hole
Mini 
Black Hole
Jika teori gravitasi “braneworld” yang baru dan radikal terbukti benar, maka ribuan mini black holes tersebar di tata surya kita, masing-masing berukuran sebesar inti atomik. Tidak seperti black hole pada umumnya, mini black hole ini merupakan sisa peninggalan Big Bang dan mempengaruhi ruang dan waktu dengan cara yang berbeda.
Credit: NASA-MSFC

7. Neutrino
Neutrino
Neutrino merupakan partikel elementer yang tak bermassa dan tak bermuatan yang dapat menembus permukaan logam. Beberapa neutrino sedang menembus tubuhmu saat membaca tulisan ini. Partikel “phantom” ini diproduksi di dalam inti bintang dan ledakan supernova. Detektor diletakkan di bawah permukaan bumi, di bawah permukaan laut, atau ke dalam bongkahan besar es sebagai bagian dari IceCube, sebuah proyek khusus untuk mendeteksi keberadaan neutrino.
Credit: Jeff Miller/NSF/U. of Wisconsin-Madison

8. Ekstrasolar Planet (Exoplanet)
Ekstrasolar Planet (Exoplanet)
Hingga awal 1990an, kita hanya mengenal planet di tatasurya kita sendiri. Namun, saat ini astronom telah mengidentifikasi lebih dari 200 ekstrasolar planet yang berada di luar tata surya kita. Pencarian bumi kedua tampaknya belum berhasil hingga kini. Para astronom umumnya percaya bahwa dibutuhkan teknologi yang lebih baik untuk menemukan beberapa dunia seperti di bumi.
Credit: ESO

9. Radiasi Kosmik Latarbelakang
Radiasi Kosmik Latarbelakang
Radiasi ini disebut juga Cosmic Microwave Background (CMB) yang merupakan sisa radiasi yang terjadi saat Big Bang melahirkan alam semesta. Pertama kali dideteksi pada dekade 1960 sebagai noise radio yang nampak tersebar di seluruh penjuru alam semesta. CBM dianggap sebagai bukti terpenting dari kebenaran teori Big Bang. Pengukuran yang akurat oleh proyek WMAP menunjukkan bahwa temperatur CMB adalah -455 derajat Fahrenheit (-270 Celsius).
Credit: NASA/WMAP Science Team

10. Antimateri
Antimateri
Seperti sisi jahat Superman, Bizzaro, partikel (materi normal) juga mempunyai versi yang berlawanan dengan dirinya sendiri yang disebut antimateri. Sebagai contoh, sebuah elektron memiliki muatan negatif, namun antimaterinya positron memiliki muatan positif. Materi dan antimateri akan saling membinasakan ketika mereka bertabrakan dan massa mereka akan dikonversi ke dalam energi melalui persamaan Einstein E=mc2. Beberapa desain pesawat luar angkasa menggabungkan mesin antimateri.

Badai Geomagnetik Bisa Lumpuhkan Seluruh Bumi





Menteri Pertahanan Inggris Liam Fox membuat pernyataan di konferensi keadaan darurat di London, kemarin. Menurutnya, tiga tahun lagi bakal ada ledakan yang begitu dahsyat di Matahari. Energi sebesar itu bakal melumpuhkan Bumi. "Kondisi khaos akan terjadi gara-gara ledakan itu," kata Fox.Menurut Fox, ledakan itu mengakibatkan pembangkit listrik hancur, sistem komunikasi rusak, pesawat terbang jatuh, pasokan makanan hancur, dan jaringan internet mati total. "Bencana kerusakan itu seperti terjadi pada 1859 ketika ledakan mahadasyat terjadi di Matahari," imbuhnya.

Di dalam konferensi yang diselenggarakan oleh Dewan Keamanan Infrastruktur Kelistrikan, informasi soal ledakan itu mengemuka. Para pakar itu mengatakan kalau Matahari bakal mencapai puncak krisis peredarannya pada 2013. Dampaknya adalah, energi magnetik dari Matahari akan menjadi besar sehingga memicu radiasi badai. Akibatnya, terjadi kobaran api di alam semesta.

Kondisi seperti itu menurut para pakar lagi terjadi setiap 100 tahun sekali. Pada kejadian 1859, sekitar dua pertiga langit yang terlihat dari Bumi menjadi merah membara. "Kondisi seperti ini bakal terjadi lagi dengan memicu terjadinya badai di beberapa kota modern, seperti London, Paris, dan New York," kata mereka sembari menambahkan kalau pada 1989, kejadian padamnya pembangkit listrik di Quebec, Kanada, adalah gejala dari ledakan tersebut.

Kendati demikian, sebagaimana warta The Sun pada Selasa (21/9/2010), Fox meminta para pakar dalam konferensi itu menyusun strategi masa mendatang. "Kita sekarang mengambil keuntungan dari kemajuan teknologi tapi kita juga menciptakan kondisi mudah diserang yang dimanfaatkan oleh musuh-musuh kita," katanya.

Sementara itu, salah seorang peserta yang juga mantan penasihat dewan pertahanan AS, Dr Avi Schnuur, mengatakan, "Badai geomagnetik akan menghantam Bumi. Kita tak bisa menunggu untuk membiarkan hal itu terjadi."

Sementara itu, pihak peneliti dari Universitas Santo Andreas, Inggris, mengatakan, Bumi akan dilanda hujan permata. Hujan itu terjadi lantaran debu-debu luar angkasa terkena ledakan geomagnetik tersebut.

Tabrakan-tabrakan Terhebat Bumi Dengan Benda Luar Angkasa

Bayangkan menatap kelangit malam dan melihat sebuah titik kecil, lalu titik tersebut berubah menjadi lebih besar dua kali lipatnya, sampai langit malam terlihat agak terang, lalu anda menyadarinya bahwa titik tersebut ukurannya sebesar kota Bandung, lalu membelah udara malam dengan kecepatan suara datang tepat ke arah anda, BOOM !

Dampak kerusakannya seperti Mega tsunami, gempa bumi, gunung meletus di penjuru bumi dan hilangnya siang hari yang menjadi gelap selama bertahun-tahun, untuk anda yang selamat ia akan membunuh anda pelan-pelan.

Hasilnya sekarang kita akan lihat kawah terbesar pada daerah – daerah dibelahan bumi lain yang pernah tertabrak asteroid, disusun berdasarkan diameter yang ditinggalkan.

10. Kawah Barringer, Arizona, Amerika Serikat


49.000 tahun lalu batu bintang ukurannya “hanya” 150 ft dan berat +/- 300.000 ton mengandung nikel dan besi dengan kecepatan 40.000 mil/jam menabrak bumi, hasil dari tabrakan meteor ini dapat dilihat 55 km sebelah timur Flasgaff, Arizona USA dinamakan kawah Barringer. Kawah ini adalah kawah terbaik yang terawetkan hingga sekarang, kekuatan yang dihasilkannya sama dengan letupan TNT 20 juta ton !

Hasilnya diameter 148 ft ( 45 m ) dengan kedalaman 175 m, diketemukan oleh Daniel Barringer pada tahun 1902 untuk pertambangan, sampai dengan hari ini kawah tersebut masih milik keluarga Barringer. Disebut juga Meteor Crater, Coon Butte, dan Canyon Diablo.

09. Bosumtwi, Ghana


Berada di 30 km sebelah tenggara kota Kumasi, Ghana. Terkenal dengan Danau alam Bosumtwi padahal danau tersebut adalah dampak dari tabrakan meteor 1,3 juta tahun yang lalu.

Diameternya 10,6 km kedalaman 45 m. Hujan yang terus menerus menggenangi bekas tabrakan tersebut membuatnya terbentuk menjadi danau. Kepercayaan penduduk setempat danau tersebut adalah tempat dimana jiwa yang mati untuk menghadapkan kepada tuhannya Twi.

08.Deep Bay, Canada


Berada di Barat daya Danau di Saskatchewan, Kanada dengan lebar 13 km dan kedalaman 220 m terjadi sekitar 100 juta tahun yang lalu. Dilihat dari strukturnya, memang tabrakan yang maha dahsyat.

07. Aorounga impact crater, Chad


Aorunga adalah kawasan ketika sebuah meteorit sebesar 1 mil ( 1,6 km ) yang menabrak bumi sekitar 2 – 300 juta tahun yang lalu, di sebuah daerah di gurun Sahara sebelah utara Chad, Afrika, tabrakan tersebut dapat terjadi kira-kira 1 juta tahun sekali.

06. Gosses Bluff, Australia


Sekitar 142 juta tahun lalu sebuah komet dengan lebar 22 km menghantam daratan Autralia, dengan kecepatan 40 km/detik, dapat disamakan dengan ledakan 22.000 megaton TNT, wow . . .hasil yang ditinggalkan cukup mengesankan yakni memiliki diameter 24 km dengan kedalaman 5000 m.

05. Mistastin Lake, Canada


Berlokasi di Labrador, Kanada. Danau Mistastin adalah bentuk dari hasil Meteorit menabrak bumi, hasilnya sebuah lobang dengan diameter 28 km pun menganga di kulit bumi.

04. Clearwater lakes, Canada

Wooaaw . . . yang ini lebih dahsyat lagi, sekitar 290 juta tahun lalu asteroid kembar menghantam bumi dekat dengan pantai teluk Hudson Kanada, hasilnya lubang dengan diameter 32 km dari asteroid yang besar, dan 22 km dari asteroid yang kecil.


03. Kara-Kul, Tajikistan



Di suatu ketinggian 13.000 kaki (3.900 m ) diatas permukaan laut, terdapat Kara – Kul. juga dikenal sebagaiQarokul: 16 mil (25km) luas danau di Pegunungan Pamir di Tajikistan, dekat perbatasan Cina. Danau yang sebenarnya terletak dalam 28 mil (45km) luas lingkaran depresi, yang ditabrak batu bintang lebih dari 5 juta tahun lalu, Kara-kul hanya ditemukan baru-baru ini, melalui citra satelit.

02. Manicouagan, Kanada


Manicouagan Reservoir (Danau Manicouagan) juga dikenal sebagai “mata dari Quebec”, sekitar 212 juta tahun lalu dengan 5 km lebarnya asteroid yang menghantam bumi, meninggalkan lubang raksasa dengan diamter 100 km.

01. Chicxulub, Mexico


Dikuburkan di bawah Semenanjung Yucatán di Meksiko, di dekat desa Chicxulub (yang berarti “ekor dari setan” di uCu), ini adalah kawah kuno dengan dampak yang paling besar dengan diameter 107 km. Tabrakan terjadi kira-kira 65 juta tahun yang lalu ketika sebuah komet atau Asteroid seukuran sebuah kota kecil mengahantam (setara dengan 100 teratons dari TNT) di Bumi dan menyebabkan mega-tsunami, gempa bumi dan letusan gunung berapi di seluruh dunia.

Beruntung , Tuhan masih sayang sama hamba-hambanya walau perusakan di muka bumi ini masih terus terjadi, coba kalau Tuhan sudah murka, mungkin tabrakan tersebut dapat terjadi pada zaman manusia modern sekarang.